Propolis
Propolis, yang dikenal dengan nama lem lebah, merupakan suatu zat berwarna cokelat yang dihasilkan oleh lebah madu dan digunakan untuk menambal sarang yang bocor, memperkuat sarang, dan melindungi sarang dari gangguan luar. Propolis juga digunakan untuk mensterilkan sarang serta menghentikan pertumbuhan dan penyebaran penyakit dan parasit.Dalam urusan kulit, kandungan alami propolis ternyata berpengaruh positif dalam menjaga kesehatan kulit, mencegah dan mengatasi jerawat, gatal-gatal, infeksi kulit, dan gangguan kulit lainnya.
Kandungan Propolis adalah :
Propolis mengandung semua Vitamin kecuali vitamin K.
Propolis mengandung semua Mineral yang dibutuhkan tubuh kecuali Sulfur.
Propolis mengandung 16 rantai Asam amino esensial yang dibutuhkan untuk regenerasi sel.
Propolis mengandung Bioflavanoid, yaitu zat antioksidan sebagai suplemen sel.
Menurut penelitian, kandungan Bioflavonoid pada satu tetes propolis setara dengan bioflavonoid yang dihasilkan dari 500 buah jeruk.
Pengobatan alami; mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Fungsi pengobatan meliputi hal-hal sebagai berikut :
Propolis sebagai antibiotic alami, antiviral dan sekaligus antifungal alami tanpa efek samping.
Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan bakteri, misalnya :thypus, diare/muntaber dan sebagainya. Dapat juga untuk bau ketiak yang sangat mengganggu, karena di dalam lipatan ketiak terdapat bakteri atau jamur yang menyebabkan bau.
Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan virus, misalnya : demam berdarah, flu, TBC dan sebagainya.
Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan jamur, misalnya : eksim, panu, keputihan, ketombe dan sebagainya.
Propolis sebagai Anti peradangan (infeksi dan luka), misalnya :maag, luka luar, radang tenggorokan, sakit gigi, radang ginjal, luka baker dan sebagainya.
Propolis sebagai anti kanker dan mutagenesis sel, misalnya : kanker tumor, mium, kista dan sebagainya.
Propolis berfungsi untuk membersihkan pembulu darah dan detoksifikasi
Propolis berfungsi sebagai pembuangan racun, misalnya : asam urat, kolesterol, trigliserin, darah tinggi, jantung, stroke, diabetes mellitus dan sebagainya..
Propolis juga penyembuh ajaib bagi penyakit seperti Tumor, jantung dan pembuluh darah, diabetes mellitus, ateriosklerosis atau pengapuran pembuluh darah oleh lemak, infeksi, gangguan pencernaan, gangguan pernafasan, penyakit syaraf, arthritis dan rematik.
Propolis sebagai penetral racun dalam tubuh dan sekaligus anti oksidan kuat
Propolis meningkatkan System kekebalan tubuh.
PROPOLIS.
Rahasia Sehat dan Sembuh dari segala Penyakit, Resep langsung dari Sang Illahi. Diperkuat dengan penelitian ilmiah dan pembuktian nyata penyembuhan penyakit2 kronis maupun ringan.
PROPOLIS.
Solusi Kesehatan dan Penyembuhan yang ekonomis dengan reaksi cepat, tanpa efek samping yang buruk.
Melia Propolis
Propolis dikumpulkan oleh lebah dari tumbuh-tumbuhan atau pucuk muda dan kulit pohon terutama pohon poplar lalu dicampurkan dengan air liurnya, yang digunakan untuk menambal lubang dalam sarang lebah yang sekaligus juga melindungi sarang lebah dari serangan virus, bakteri dan jamur.
![]() |
Propolis berasal dari bahasa Yunani :
PRO = SEBELUM, POLIS = KOTA = Sistem Pertahanan Kota.
Kandungan Propolis:
asam amino, vitamin-vitamin, bioflavonoids.
SURAT AN NAHL ayat 68, 69
... akan keluar dari perutnya lebah beraneka warnanya, padanya ada obat bagi tubuh manusia.

John Diamond, MD :
KESAKSIAN-KESAKSIAN
- Di Yunani , Propolis telah dikenal sebagai pengobatan luka-luka dan berbagai penyakit yang tidak bisa disembuhkan.
- Mesir telah mengenal propolis sebagai pengobatan dan simbol keagamaan.
- Romawi memuja lebah dan propolis sebagai pengobatan, ahli jiwa menggunakan propolis sebagai obat ekstrak dari sengatan dan semua zat-zat racun, mengurangi pembengkakan, mengendorkan serta mengentengkan rasa sakit di otot.
- Gerardis 1579 (Histories of Plants)Propolis memiliki zat yang dapat menyembuhkan dengan cepat dan efektif digunakan pada jaman perang BOER sebagai penyembuh luka.
- Nicholas Culpeper (Compleat Herbal)Propolis baik untuk panas serta pengobatan luka bakar.
- University of ColumbiaPropolis dapat membantu system kekebalan tubuh pada manusia dan juga sangat efektif melawan infeksi, serta menemukan suatu zat anti kanker.
- Dokter di Czechoslovakia mempergunakan propolis sebagai alat sterilisasi.
- Prof. Arnold BeckettPropolis adalah obat yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang diakibatkan oleh virus, bakteri dan jamur.
- Dr. John Graange - Department of Microbiology, National HealthPropolis dapat mengembangkan regenerasi jaringan penghubung tulang rawan.
- Philip Calder - Department of Biochemistry, Oxford UniversityPropolis sangat efektif untuk membasmi bakteri.
- David James (Ahli Gizi)Propolis telah terbukti menyembuhkan pasien-pasien yang berpenyakit kronis dan berpenyakit mulut dengan cepat.
- Philip Wander , seorang dokter gigi mempergunakan propolis untuk mengobati pasien sakit gigi, gusi dan penyakit mulut lainnya.
- Dr. Franz K. Fleks (Austria) mempergunakan propolis untuk penyembuhan luka-luka borok, sehat dalam tiga hari.
- Team Riset Rusia Di dalam propolis terdapat zat antibiotik alami dan antiviral yang tidak
mempunyai efek samping, vitamin, asam amino, mineral serta sangat mujarab untuk
penyakit infeksi perut, mulut, tenggorkan (Ensiklopedia Utama). - Dr. Peter Mansfield menggunakan propolis untuk penyembuhan demam, panas dan flu.
- Mitza Vosnjak (bekas Menteri Luar Negeri Yugoslavia) memberikan propolis untuk temannya, Rudi, yang menderita kanker dan sembuh dalam waktu satu bulan.
- Dr. Fang Chu (Hospital Lienyukang, RRC)Pasien yang mengidap penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan berpenyakit jantung dapat disembuhkan dengan propolis (kandungan lemak turun).
- Institute of Radiology SarajevoPropolis dipergunakan untuk mengobati pasien/ penyakit kanker akibat radiasi.
- V.P. Kivalkina (Majalah Antibiotics)Propolis adalah sangat efektif untuk infeksi dan tanpa kadaluarsa.
- Antibiotik alami
- Meningkatkan kekebalan tubuh
- Anti kanker
- Nutri yang bergizi tinggi


CARA MENGKONSUMSI/ PEMAKAIAN PROPOLIS
- Diminum: teteskan propolis dengan 1/4 gelas air putih lalu dikocok (sangat bagus dicampur dengan madu)
Orang sehat : 3-5 tetes, 2-5 kali sehari
Orang sakit : 5-7 tetes, 4-5 kali sehari - Penyembuhan luar : oleskan propolis secara merata pada bagian tubuh yang luka atau sakit.
- Propolis dapat dikonsumsi dengan obat-obat lainnya tanpa ada efek samping.
PENYEMBUHAN PROPOLIS
- Batuk, asma, bronchitis, paru-paru, sinusitis, flu, demam, sakit kepala
- Luka benda tajam, luka terbakar (Infeksi)
- Infeksi kewanitaan
- Herpes, penyakit kulit serta penyakit jamur
- Jerawat, bisul
- Infeksi kulit, telinga, dan gigi
- Wasir, ambeien
- Kanker, tumor, gangguan jantung, ginjal, hati dan diabetes
- Darah tinggi, darah rendah
- Hepatitis / liver
- Asam urat, rematik
- Radiasi
- Stres, Parkinson
- Gangguan pencernaan, maag
Sediakan dirumah anda sebagai Dokter Pribadi Anda
Propolis


Propolis atau Lem Lebah adalah suatu zat yang dihasilkan oleh lebah madu. Dikumpulkan oleh lebah dari pucuk daun-daun yang muda untuk kemudian dicampur dengan air liurnya, digunakan untuk menambal dan mensterilkan sarang. Propolis bersifat disinfektan (anti bakteri) yang membunuh semua kuman yang masuk ke sarang lebah. lebah meliputi sarangnya dengan propolis untuk melindungi semua yang ada didalam sarang tersebut dari serbuan kuman, virus, atau bakteri, misal: ratu lebah, telur, bayi lebah dan madu. Sifat disinfektan alami yang terkandung dalam propolis sangat ampuh dalam membunuh kuman, terbukti dengan ditemukannya seekor tikus dalam sarang lebah yang telah mati selama kurang lebih 5 tahun dalam keadaan tidak membusuk.
Kegunaan Propolis bagi manusia adalah :
- Suplementasi; mengandung zat-zat yang dibutuhkan untuk membangun kekebalan tubuh dan mengaktifkan kelenjar Thymus. Zat-zat tersebut adalah :
- Semua vitamin kecuali vitamin K.
- Semua mineral yang dibutuhkan tubuh kecuali Sulfur.
- 16 rantai Asam Amino Essensial yang dibutuhkan untuk regenerasi sel.
- Bioflavonoid, yaitu zat anti oksidan sebagai suplemen sel. Menurut penelitian, kandungan Bioflavonoid pada satu tetes propolis setara dengan bioflavonoid yang dihasilkan dari 500 buah jeruk.
- Pengobatan alami; mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Fungsi pengobatan meliputi hal-hal sebagai berikut :
- Sebagai antibiotik, antiviral dan sekaligus antifungal alami tanpa efek samping.
- Penyakit yang berhubungan dengan bakteri, misalnya : typhus, diare/muntaber dan sebagainya. Dapat juga untuk bau ketiak yang sangat mengganggu, karena di dalam lipatan ketiak terdapat bakteri atau jamur yang menyebabkan bau.Penyakit yang berhubungan dengan virus, misalnya : demam berdarah, flu, TBC dan sebagainya.
- Penyakit yang berhubungan dengan jamur, misalnya : eksim, panu, keputihan, ketombe dan sebagainya.
- Anti peradangan (infeksi dan luka), misalnya : maag, luka luar, radang tenggorokan, sakit gigi, radang ginjal, lebam, luka bakar dan sebagainya.
- Sebagai anti kanker dan mutagenesis sel, misalnya : kanker tumor, mium, kista dan sebagainya.
- Berfungsi untuk membersihkan pembuluh darah dan detoksifikasi atau pembuangan racun, misalnya : asam urat, kolesterol, trigliserin, darah tinggi, jantung, stroke, diabetes mellitus dan sebagainya.
- John Diamond MD; propolis mampu mengaktifkan kelenjar thymus yang berfungsi sebagai sistem imunitas tubuh.
- Ray Kupinsel; propolis sebagai anti biotik alami yang mampu melawan berbagai macam penyakit tanpa efek samping
- Profesor Arnold Becket; propolis mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur.
- Russia Research Team (Tim Riset Rusia); Dalam propolis terdapat zat anti biotik alami dan anti viral, vitamin, asam amino, mineral yang sangat mujarab untuk penyakit mulut, tenggorokan.
- Dr. Fang Chu (dokter di Lien Yu Kang Hospital Tiongkok); propolis berguna untuk penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan untuk penyakit jantung.
- Lembaga Riset Kanker Columbia, 1991; dalam propolis terdapat zat CAPE yang berfungsi mematikan sel kanker. Dengan pemakaian zat CAPE secara teratur selama 6 bulan dapat mereduksi kanker sebanyak 50%.
- Majalah anti biotik VP Kivalkina; propolis sangat efektif untuk infeksi tanpa batas kadaluarsa
PROPOLIS
Lembaga Riset Kanker Columbia, 1991; menyatakan bahwa dalam propolis terdapat zat CAPE yang berfungsi mematikan sel kanker. Dengan pemakaian Propolis secara teratur selama 6 bulan dapat mereduksi kanker sebanyak 50%.. Propolis sering disebut pinisilin dari Rusia “OBAT SAPU JAGAD”
Apakah Propolis itu?
Propolis adalah substrak getah yang keluar dari tunas daun dan kulit batang tanaman Conifer (golongan pinus) yang dikumpulkan lebah madu. Lebah kemudian mencampurkannya dengan zat yang disekresi dari kelenjar air lebah.
Propolis digunakan lebah untuk menambal sarang dan melapisi cel-cel sarang lebah. Propolis digunakan untuk melindungi sarang dan larva dari serangan bakteri, virus, jamur dan musuh-musuh lebah lainnya. Dengan adanya propolis maka cel sarang lebah menjadi sangat steril bahkan disebutkan sebagai ruangan paling steril di dunia.
Sifat disinfektan propolis yang sangat ampuh di buktikan dengan ditemukannya seekor tikus yang mati dalam sarang lebah lebih dari 5 tahun tidak mengalami pembusukan. Jadi ketika tikus masuk sarang lebah kemudian di bunuh oleh lebah karena lebah tidak bias mengeluarkan bangkai tikus maka lebah membungkusnya dengan propolis. Tikus yang di bungkus propolis itu tidak bisa membusuk dan menjadi mumi.
Propolis merupakan senyawa kompleks yang terdiri dari 55% resin, 30% lilin lebah, 10% minyak aromatik dan 5% bee pollen.
Kandungan Propolis :
Propolis mengandung semua Vitamin kecuali vitamin K. Propolis mengandung semua Mineral yang dibutuhkan tubuh kecuali Sulfur. Propolis mengandung 16 rantai Asam amino esensial yang dibutuhkan untuk regenerasi sel. Propolis mengandung Bioflavanoid, yaitu zat antioksidan sebagai suplemen sel. Menurut penelitian, kandungan Bioflavonoid pada satu tetes propolis setara dengan bioflavonoid yang dihasilkan dari 500 buah jeruk.
PENYAKIT | PENYAKIT |
Batuk, Asthma, Bronchitis, Paru-Paru, Sinusitis, Flu, Demam, Sakit Kepala | Kanker, Tumor, Gangguan Jantung, Ginjal, Hati dan Diabetes |
Luka benda tajam, Luka terbakar | Darah Tinggi, Darah rendah |
Infeksi Ke-Wanitaan | Hepatitis/Liver |
Herpes, Penyakit kulit kronis | Asam Urat, Rematik |
Jerawat, Bisul | Radiasi |
Infeksi kulit, Telinga, Gigi | Stres, Parkinson |
Wasir, Ambeien | Gangguan Pencernaan, Maag |
Propolis sebagai pengobatan alami; mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Fungsi pengobatan meliputi hal-hal sebagai berikut :
- Propolis sebagai antibiotic alami, antiviral dan sekaligus antifungal alami tanpa efek samping.
- Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan bakteri, misalnya :thypus, diare/muntaber dan sebagainya. Dapat juga untuk bau ketiak yang sangat mengganggu, karena di dalam lipatan ketiak terdapat bakteri atau jamur yang menyebabkan bau.
- Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan virus, misalnya : demam berdarah, flu, TBC dan sebagainya. Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan jamur, misalnya : eksim, panu, keputihan, ketombe dan sebagainya.
-
- Propolis sebagai Anti peradangan (infeksi dan luka), misalnya :maag, luka luar, radang tenggorokan, sakit gigi, radang ginjal, luka baker dan sebagainya.
- Propolis sebagai anti kanker dan mutagenesis sel, misalnya : kanker tumor, mium, kista dan sebagainya.
- Propolis berfungsi untuk membersihkan pembulu darah dan detoksifikasi
- Propolis berfungsi sebagai pembuangan racun, misalnya : asam urat, kolesterol, trigliserin, darah tinggi, jantung, stroke, diabetes mellitus dan sebagainya..
- Propolis juga penyembuh ajaib bagi penyakit seperti Tumor, jantung dan pembuluh darah, diabetes mellitus, ateriosklerosis atau pengapuran pembuluh darah oleh lemak, infeksi, gangguan pencernaan, gangguan pernafasan, penyakit syaraf, arthritis dan rematik.
- Propolis sebagai penetral racun dalam tubuh dan sekaligus anti oksidan kuat
- Propolis meningkatkan System kekebalan tubuh
Berikut adalah pendapat para ahli tentang propolis dan kegunaan lain :
- John Diamond MD; Propolis mampu mengaktifkan kelenjar thymus yang berfungsi sebagai sistem imunitas tubuh.
- Ray Kupinsel; Propolis sebagai anti biotik alami yang mampu melawan berbagai macam penyakit tanpa efek samping
- Profesor Arnold Becket; Propolis mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur.
- Russia Research Team (Tim Riset Rusia); Dalam propolis terdapat zat anti biotik alami dan anti viral, vitamin, asam amino, mineral yang sangat mujarab untuk penyakit mulut, tenggorokan.
- Dr. Fang Chu (dokter di Lien Yu Kang Hospita Tiongkok); propolis berguna untuk penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan untuk penyakit jantung.
- Lembaga Riset Kanker Columbia, 1991; dalam propolis terdapat zat CAPE yang berfungsi mematikan sel kanker. Dengan pemakaian zat CAPE secara teratur selama 6 bulan dapat mereduksi kanker sebanyak 50%.
- Majalah anti biotik VP Kivalkina; propolis sangat efektif untuk infeksi tanpa batas kadaluarsa
- Dr. K. Lund Aagaard “Propolis, Natural Substance, the way to health” . Bioflavanoid yang terkandung didalam propolis dapat mendegradasi radikal bebas yang disebabkan polusi, bahan pengawet dan bahan kimia lain yang masuk ke dalam tubuh. Kemampuan kerja bioflavanoid ini setara dengan kemampuan 500 buah jeruk.
- Prof. Hembing Wijaya Kusuma: propolis sangat baik untuk kesehatan kulit dan berkhasiat luar biasa.
Propolis dari zaman ke zaman
- Di Yunani, Propolis telah dikenal sebagai pengobatan luka-luka dan berbagai penyakit yang tidak bisa disembuhkan.
- Hippocrates (460-370 SM), sebagai bapak ilmu kedokteran, mengunakan bee pollen dan propolis sebagai obat untuk memerangi berbagai penyakit.
- Romawi memuja lebah dan Propolis sebagai pengobatan, ahli jiwa menggunakan propolis sebagai obat ekstrak dari sengatan dan semua zat-zat racun, mengurangi pembekakan, mengendorkan serta mengurangi rasa sakit di otot.
- Mesir telah mengenal propolis sebagai pengobatan dan symbol ke-Agamaan.
- Pada perang Boer (1888-1902) antara penduduk Afrika Selatan dan Inggris, propolis digunakan untuk menbersihkan luka dari infeksi dan menyembuhkan luka dengan cepat.
Propolis mengandung zat CAPE (asam Cafeic Phenetyl Esther), berbeda dengan kerja obat Interferon yang membunuh virus juga merusak sel sehat, sehingga pengobatan kanker sering kali menimbulkan pengaruh buruk kepada pasien. Berbeda dengan Propolis, zat CAPE menekan tranformasi DNA-RNA virus sehingga memungkinkan virus menjadi tidak berkembang dan merusak jaringan virus. Dengan demikian virus bisa lenyap tanpa merusak sel-sel jaringan tubuh pasien KANKER.
Penunjang Daya Tahan Tubuh Alami
Manusia memiliki suatu sistem pertahanan tubuh yang sangat kompleks, terdiri dari berbagai macam sel, jaringan, dan organ, yang mana dapat membantu menjaga kita agar tetap sehat. Sistem ini bekerja selama 24 jam setiap hari untuk melawan semua mikroorganisme berbahaya yang dapat mengancam kesehatan tubuh kita.
Tahukah Anda bahwa lingkungan tempat kita hidup dikelilingi oleh jutaan bakteri, virus, serta mikroorganisme lain yang berbahaya?
Ketika kita terluka, bakteri dapat memasuki tubuh kita dengan mudah. Pada saat kita mengonsumsi makanan pun, terdapat ribuan kuman dan bakteri didalamnya. Kuman dan bakteri tidak dapat terlihat oleh mata telanjang. Apabila sistem kekebalan tubuh kita tidak bekerja dengan baik, maka kita dapat dengan mudah terserang penyakit akibat dari virus atau bakteri yang masuk dan berkembang didalam tubuh.
Oleh karena itu kita perlu meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita agar dapat melawan bakteri dan kuman, serta mencegah agar kita tidak mudah jatuh sakit.
Propolis yang berasal dari sarang lebah dapat membantu meningkatkan serta menjaga sistem pertahanan tubuh Anda agar dapat berfungsi dengan baik.
Apakah Propolis itu?
Propolis berasal dari bahasa Yunani yaitu "pro" (sebelum) dan "polis" (
Propolis merupakan substansi resin (sejenis getah tanaman) yang berasal dari kulit kayu dan pucuk-pucuk tanaman, terutama dari tanaman poplar (Populus spp.), birch (Betula spp.), atau conifer (sejenis pinus), yang dikumpulkan oleh lebah dan kemudian dicampur dengan lilin dan air liur lebah. Propolis digunakan untuk melindungi pintu sarang lebah yang mana akan mensterilkan setiap lebah yang masuk. Selain itu lebah juga menggunakan propolis untuk memperbaiki sarang mereka yang retak atau rusak.
Lebah sangat rentan terhadap infeksi bakteri dan virus karena lebah tidak memiliki sistem kekebalan tubuh. Lebah sangat tergantung pada propolis untuk menjaga menjaga agar sarang, koloni telur, dan larva lebah didalamnya tetap steril dan terlindung dari penyakit.
Bahan-bahan yang terkandung dalam bee propolis sangatlah kompleks, dan lebih dari 200 komponen telah teridentifikasi. Secara garis besar, propolis terdiri dari 50% balsam (fraksi polifenol), 30% getah, 10% minyak esensial, 5% pollen, serta 5% zat organik dan anorganik¹. Kandungan polifenol yang tinggi di dalam bee propolis berfungsi sebagai anti-bakteri, anti-virus, anti-jamur, antioksidan, anti-peradangan, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
¹Kosalec I, Bakmaz M, Pepeljnjak S, Vladimir-Knezevic S. Quantitative analysis of the ?avonoids in raw propolis from northern Croatia. Acta Pharm. 54 (2004); 65-72
Manfaat Bee Propolis
o Membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara alami
Bee propolis yang kaya akan kandungan polifenol, dapat membantu meningkatkan produksi serta aktifitas sel-sel imun²,³.
o Sebagai sumber antioksidan yang tinggi
Beberapa penelitian telah membuktikan bahawa bee propolis dapat membantu melawan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh kita. Radikal bebas adalah atom aktif dengan jumlah elektron yang berlebihan atau kurang, sifatnya tidak stabil, dapat terjadi secara alami di dalam tubuh kita ataupun terjadi karena faktor lingkungan seperti asap rokok dan polusi. Apabila radikal bebas ini bereaksi dengan komponen sel yang penting dalam tubuh manusia maka akan menyebabkan terjadinya kerusakan atau bahkan kehancuran sel, dan mengakibatkan timbulnya penyakit degeneratif (jantung, hipertensi, diabetes) ataupun kanker.
²Orsi RO, Funari SRC, Soares AMVC, Calci SA, Oliveria SL, Sforcin JM, Bankova V. Immunomodulatoryaction of propolis on macrophage activation. Journal of Venomous Animals and Toxins. Volume 6, Number 2. 2000.3Orsolic N, Knezevic AH, Sver L, Terzic S, Basic I. Immunomodulatory and antimetastatic action of pro-polis and related polyphenolic compounds. Journal of Ethnopharmacology. 2004; 94: 307-315.?Kumazawa S, Hamasaka T, Nakayama T. Antioxidant activity of propolis of various geographic origins. Food Chemistry. 84 (2004): 329-339.?Ichikawa H, Satoh K, Tobe T, Yasuda I, Ushio F, Matsumoto K, Endo K, Ookubo C. Free radical scaven-ging activity of propolis. Redox Report. Vol 7. No.5.2002:347-350.
o Sebagai anti-mikroba
Propolis sangat efektif melawan bakteri, virus, dan jamur yang berbahaya bagi kesehatan tubuh seperti bakteri yang dapat menyebabkan radang tenggorokan, virus yang menyebabkan flu, bakteri dan jamur yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit, dan bahkan bakteri yang dapat menyebabkan diare.
o Membantu mengatasi peradangan
~
~ Bermanfaat juga untuk mengatasi peradangan pada luka 7 sehingga luka dapat segera sembuh.
o Membantu melindungi jantung
Dengan kemampuannya yang dapat membantu menurunkan LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta meningkatkan HDL (kolesterol baik), bee propolis membantu menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung.
o Membantu mengatasi tukak (luka) pada lambung
~ Bee propolis membantu mengatasi tukak lambung dengan cara mengurangi kerusakan yang terjadi pada dinding lambung, serta mengurangi derajat keasaman dan jumlah asam lambung yang diproduksi10.
~ Kemampuan bee propolis sebagai anti-mikroba dapat membantu melawan aktifitas bakteri Helicobacter pylori, yaitu bakteri penyebab tukak lambung.
Stepanovic S, Antic N, Dakic I, Svabic-Vlahovic M. In vitro antimicrobial activity of propolis and synergism between propolis and antimicrobial drugs. Microbiol Res. 2003; 158(4): 353-357.?Banskota AH, Tezuka Y, Kadota S. Recent progress in pharmacological research of propolis. Phyto-therapy Research. 2001; 15: 561-571.8Borrelli F, Ma?a P, Pinto L, Ianaro A, Russo A, Capasso F, Ialenti A. Phytochemical compounds in-volved in the anti-in? ammatory e?ect of propolis extract. Fitoterapia 73 Suppl. 1 (2002): S53-S63.?Fuliang HU, Hepburn HR, Xuan H, Chen M, Daya S, Radlo? SE. E?ects of propolis on blood glucose, blood lipid, and free radicals in rats with diabetes mellitus. Pharmacological Research. 51 (2005): 147-152.10De Barros MP. E?ect of Brazilian green propolis on experimental gastric ulcers in rats. Journal of Ethnopharmacology.2006.
Testimoni
|