Propolis

dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Propolis

Propolis atau Lem Lebah adalah suatu zat yang dihasilkan oleh lebah madu. Dikumpulkan oleh lebah dari pucuk daun-daun yang muda untuk kemudian dicampur dengan air liurnya, digunakan untuk menambal dan mensterilkan sarang. Propolis bersifat disinfektan (anti bakteri) yang membunuh semua kuman yang masuk ke sarang lebah. lebah meliputi sarangnya dengan propolis untuk melindungi semua yang ada didalam sarang tersebut dari serbuan kuman, virus, atau bakteri, misal: ratu lebah, telur, bayi lebah dan madu. Sifat disinfektan alami yang terkandung dalam propolis sangat ampuh dalam membunuh kuman, terbukti dengan ditemukannya seekor tikus dalam sarang lebah yang telah mati selama kurang lebih 5 tahun dalam keadaan tidak membusuk.

Kegunaan Propolis bagi manusia adalah :

  • Suplementasi; mengandung zat-zat yang dibutuhkan untuk membangun kekebalan tubuh dan mengaktifkan kelenjar Thymus. Zat-zat tersebut adalah :
    • Semua vitamin kecuali vitamin K.
    • Semua mineral yang dibutuhkan tubuh kecuali Sulfur.
    • 16 rantai Asam Amino Essensial yang dibutuhkan untuk regenerasi sel.
    • Bioflavonoid, yaitu zat anti oksidan sebagai suplemen sel. Menurut penelitian, kandungan Bioflavonoid pada satu tetes propolis setara dengan bioflavonoid yang dihasilkan dari 500 buah jeruk.
  • Pengobatan alami; mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Fungsi pengobatan meliputi hal-hal sebagai berikut :
    • Sebagai antibiotik, antiviral dan sekaligus antifungal alami tanpa efek samping.
    • Penyakit yang berhubungan dengan bakteri, misalnya : typhus, diare/muntaber dan sebagainya. Dapat juga untuk bau ketiak yang sangat mengganggu, karena di dalam lipatan ketiak terdapat bakteri atau jamur yang menyebabkan bau.Penyakit yang berhubungan dengan virus, misalnya : demam berdarah, flu, TBC dan sebagainya.
    • Penyakit yang berhubungan dengan jamur, misalnya : eksim, panu, keputihan, ketombe dan sebagainya.
    • Anti peradangan (infeksi dan luka), misalnya : maag, luka luar, radang tenggorokan, sakit gigi, radang ginjal, lebam, luka bakar dan sebagainya.
    • Sebagai anti kanker dan mutagenesis sel, misalnya : kanker tumor, mium, kista dan sebagainya.
    • Berfungsi untuk membersihkan pembuluh darah dan detoksifikasi atau pembuangan racun, misalnya : asam urat, kolesterol, trigliserin, darah tinggi, jantung, stroke, diabetes mellitus dan sebagainya.
Berikut adalah pendapat para ahli tentang propolis dan kegunaan lain :
  1. John Diamond MD; propolis mampu mengaktifkan kelenjar thymus yang berfungsi sebagai sistem imunitas tubuh.
  2. Ray Kupinsel; propolis sebagai anti biotik alami yang mampu melawan berbagai macam penyakit tanpa efek samping
  3. Profesor Arnold Becket; propolis mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur.
  4. Russia Research Team (Tim Riset Rusia); Dalam propolis terdapat zat anti biotik alami dan anti viral, vitamin, asam amino, mineral yang sangat mujarab untuk penyakit mulut, tenggorokan.
  5. Dr. Fang Chu (dokter di Lien Yu Kang Hospital Tiongkok); propolis berguna untuk penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan untuk penyakit jantung.
  6. Lembaga Riset Kanker Columbia, 1991; dalam propolis terdapat zat CAPE yang berfungsi mematikan sel kanker. Dengan pemakaian zat CAPE secara teratur selama 6 bulan dapat mereduksi kanker sebanyak 50%.
  7. Majalah anti biotik VP Kivalkina; propolis sangat efektif untuk infeksi tanpa batas kadaluarsa

PROPOLIS


Lembaga Riset Kanker Columbia, 1991; menyatakan bahwa dalam propolis terdapat zat CAPE yang berfungsi mematikan sel kanker. Dengan pemakaian Propolis secara teratur selama 6 bulan dapat mereduksi kanker sebanyak 50%.. Propolis sering disebut pinisilin dari Rusia “OBAT SAPU JAGAD”

Apakah Propolis itu?
Propolis adalah substrak getah yang keluar dari tunas daun dan kulit batang tanaman Conifer (golongan pinus) yang dikumpulkan lebah madu. Lebah kemudian mencampurkannya dengan zat yang disekresi dari kelenjar air lebah.

Propolis digunakan lebah untuk menambal sarang dan melapisi cel-cel sarang lebah. Propolis digunakan untuk melindungi sarang dan larva dari serangan bakteri, virus, jamur dan musuh-musuh lebah lainnya. Dengan adanya propolis maka cel sarang lebah menjadi sangat steril bahkan disebutkan sebagai ruangan paling steril di dunia.

Sifat disinfektan propolis yang sangat ampuh di buktikan dengan ditemukannya seekor tikus yang mati dalam sarang lebah lebih dari 5 tahun tidak mengalami pembusukan. Jadi ketika tikus masuk sarang lebah kemudian di bunuh oleh lebah karena lebah tidak bias mengeluarkan bangkai tikus maka lebah membungkusnya dengan propolis. Tikus yang di bungkus propolis itu tidak bisa membusuk dan menjadi mumi.

Propolis merupakan senyawa kompleks yang terdiri dari 55% resin, 30% lilin lebah, 10% minyak aromatik dan 5% bee pollen.

Kandungan Propolis :
Propolis mengandung semua Vitamin kecuali vitamin K. Propolis mengandung semua Mineral yang dibutuhkan tubuh kecuali Sulfur. Propolis mengandung 16 rantai Asam amino esensial yang dibutuhkan untuk regenerasi sel. Propolis mengandung Bioflavanoid, yaitu zat antioksidan sebagai suplemen sel. Menurut penelitian, kandungan Bioflavonoid pada satu tetes propolis setara dengan bioflavonoid yang dihasilkan dari 500 buah jeruk.

PENYEMBUHAN PROPOLIS

PENYAKIT

PENYAKIT

Batuk, Asthma, Bronchitis, Paru-Paru, Sinusitis, Flu, Demam, Sakit Kepala

Kanker, Tumor, Gangguan Jantung, Ginjal, Hati dan Diabetes

Luka benda tajam, Luka terbakar

Darah Tinggi, Darah rendah

Infeksi Ke-Wanitaan

Hepatitis/Liver

Herpes, Penyakit kulit kronis

Asam Urat, Rematik

Jerawat, Bisul

Radiasi

Infeksi kulit, Telinga, Gigi

Stres, Parkinson

Wasir, Ambeien

Gangguan Pencernaan, Maag


Propolis sebagai pengobatan alami; mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Fungsi pengobatan meliputi hal-hal sebagai berikut :
  1. Propolis sebagai antibiotic alami, antiviral dan sekaligus antifungal alami tanpa efek samping.
  2. Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan bakteri, misalnya :thypus, diare/muntaber dan sebagainya. Dapat juga untuk bau ketiak yang sangat mengganggu, karena di dalam lipatan ketiak terdapat bakteri atau jamur yang menyebabkan bau.
  3. Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan virus, misalnya : demam berdarah, flu, TBC dan sebagainya.
  4. Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan jamur, misalnya : eksim, panu, keputihan, ketombe dan sebagainya.

  5. Propolis sebagai Anti peradangan (infeksi dan luka), misalnya :maag, luka luar, radang tenggorokan, sakit gigi, radang ginjal, luka baker dan sebagainya.
  6. Propolis sebagai anti kanker dan mutagenesis sel, misalnya : kanker tumor, mium, kista dan sebagainya.
  7. Propolis berfungsi untuk membersihkan pembulu darah dan detoksifikasi
  8. Propolis berfungsi sebagai pembuangan racun, misalnya : asam urat, kolesterol, trigliserin, darah tinggi, jantung, stroke, diabetes mellitus dan sebagainya..
  9. Propolis juga penyembuh ajaib bagi penyakit seperti Tumor, jantung dan pembuluh darah, diabetes mellitus, ateriosklerosis atau pengapuran pembuluh darah oleh lemak, infeksi, gangguan pencernaan, gangguan pernafasan, penyakit syaraf, arthritis dan rematik.
  10. Propolis sebagai penetral racun dalam tubuh dan sekaligus anti oksidan kuat
  11. Propolis meningkatkan System kekebalan tubuh
Pendapat para Ahli
Berikut adalah pendapat para ahli tentang propolis dan kegunaan lain :

  1. John Diamond MD; Propolis mampu mengaktifkan kelenjar thymus yang berfungsi sebagai sistem imunitas tubuh.
  2. Ray Kupinsel; Propolis sebagai anti biotik alami yang mampu melawan berbagai macam penyakit tanpa efek samping
  3. Profesor Arnold Becket; Propolis mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur.
  4. Russia Research Team (Tim Riset Rusia); Dalam propolis terdapat zat anti biotik alami dan anti viral, vitamin, asam amino, mineral yang sangat mujarab untuk penyakit mulut, tenggorokan.
  5. Dr. Fang Chu (dokter di Lien Yu Kang Hospita Tiongkok); propolis berguna untuk penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan untuk penyakit jantung.
  6. Lembaga Riset Kanker Columbia, 1991; dalam propolis terdapat zat CAPE yang berfungsi mematikan sel kanker. Dengan pemakaian zat CAPE secara teratur selama 6 bulan dapat mereduksi kanker sebanyak 50%.
  7. Majalah anti biotik VP Kivalkina; propolis sangat efektif untuk infeksi tanpa batas kadaluarsa
  8. Dr. K. Lund Aagaard “Propolis, Natural Substance, the way to health” . Bioflavanoid yang terkandung didalam propolis dapat mendegradasi radikal bebas yang disebabkan polusi, bahan pengawet dan bahan kimia lain yang masuk ke dalam tubuh. Kemampuan kerja bioflavanoid ini setara dengan kemampuan 500 buah jeruk.
  9. Prof. Hembing Wijaya Kusuma: propolis sangat baik untuk kesehatan kulit dan berkhasiat luar biasa.

Propolis dari zaman ke zaman

  1. Di Yunani, Propolis telah dikenal sebagai pengobatan luka-luka dan berbagai penyakit yang tidak bisa disembuhkan.
  2. Hippocrates (460-370 SM), sebagai bapak ilmu kedokteran, mengunakan bee pollen dan propolis sebagai obat untuk memerangi berbagai penyakit.
  3. Romawi memuja lebah dan Propolis sebagai pengobatan, ahli jiwa menggunakan propolis sebagai obat ekstrak dari sengatan dan semua zat-zat racun, mengurangi pembekakan, mengendorkan serta mengurangi rasa sakit di otot.
  4. Mesir telah mengenal propolis sebagai pengobatan dan symbol ke-Agamaan.
  5. Pada perang Boer (1888-1902) antara penduduk Afrika Selatan dan Inggris, propolis digunakan untuk menbersihkan luka dari infeksi dan menyembuhkan luka dengan cepat.
Cara Kerja Propolis dalam melawan KANKER :
Propolis mengandung zat CAPE (asam Cafeic Phenetyl Esther), berbeda dengan kerja obat Interferon yang membunuh virus juga merusak sel sehat, sehingga pengobatan kanker sering kali menimbulkan pengaruh buruk kepada pasien. Berbeda dengan Propolis, zat CAPE menekan tranformasi DNA-RNA virus sehingga memungkinkan virus menjadi tidak berkembang dan merusak jaringan virus. Dengan demikian virus bisa lenyap tanpa merusak sel-sel jaringan tubuh pasien KANKER.

Penunjang Daya Tahan Tubuh Alami


Manusia memiliki suatu sistem pertahanan tubuh yang sangat kompleks, terdiri dari berbagai macam sel, jaringan, dan organ, yang mana dapat membantu menjaga kita agar tetap sehat. Sistem ini bekerja selama 24 jam setiap hari untuk melawan semua mikroorganisme berbahaya yang dapat mengancam kesehatan tubuh kita.

Tahukah Anda bahwa lingkungan tempat kita hidup dikelilingi oleh jutaan bakteri, virus, serta mikroorganisme lain yang berbahaya?

Ketika kita terluka, bakteri dapat memasuki tubuh kita dengan mudah. Pada saat kita mengonsumsi makanan pun, terdapat ribuan kuman dan bakteri didalamnya. Kuman dan bakteri tidak dapat terlihat oleh mata telanjang. Apabila sistem kekebalan tubuh kita tidak bekerja dengan baik, maka kita dapat dengan mudah terserang penyakit akibat dari virus atau bakteri yang masuk dan berkembang didalam tubuh.

Oleh karena itu kita perlu meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita agar dapat melawan bakteri dan kuman, serta mencegah agar kita tidak mudah jatuh sakit.

Propolis yang berasal dari sarang lebah dapat membantu meningkatkan serta menjaga sistem pertahanan tubuh Anda agar dapat berfungsi dengan baik.

Apakah Propolis itu?
Propolis berasal dari bahasa Yunani yaitu "pro" (sebelum) dan "polis" (kota). Propolis secara umum dapat diartikan "sebelum masuk sarang lebah", yang bermakna pelindung sarang lebah dari faktor-faktor berbahaya yang terdapat di luar sarang.

Propolis merupakan substansi resin (sejenis getah tanaman) yang berasal dari kulit kayu dan pucuk-pucuk tanaman, terutama dari tanaman poplar (Populus spp.), birch (Betula spp.), atau conifer (sejenis pinus), yang dikumpulkan oleh lebah dan kemudian dicampur dengan lilin dan air liur lebah. Propolis digunakan untuk melindungi pintu sarang lebah yang mana akan mensterilkan setiap lebah yang masuk. Selain itu lebah juga menggunakan propolis untuk memperbaiki sarang mereka yang retak atau rusak.

Lebah sangat rentan terhadap infeksi bakteri dan virus karena lebah tidak memiliki sistem kekebalan tubuh. Lebah sangat tergantung pada propolis untuk menjaga menjaga agar sarang, koloni telur, dan larva lebah didalamnya tetap steril dan terlindung dari penyakit.

Bahan-bahan yang terkandung dalam bee propolis sangatlah kompleks, dan lebih dari 200 komponen telah teridentifikasi. Secara garis besar, propolis terdiri dari 50% balsam (fraksi polifenol), 30% getah, 10% minyak esensial, 5% pollen, serta 5% zat organik dan anorganik¹. Kandungan polifenol yang tinggi di dalam bee propolis berfungsi sebagai anti-bakteri, anti-virus, anti-jamur, antioksidan, anti-peradangan, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

¹Kosalec I, Bakmaz M, Pepeljnjak S, Vladimir-Knezevic S. Quantitative analysis of the ?avonoids in raw propolis from northern Croatia. Acta Pharm. 54 (2004); 65-72

Manfaat Bee Propolis

o Membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara alami
Bee propolis yang kaya akan kandungan polifenol, dapat membantu meningkatkan produksi serta aktifitas sel-sel imun²,³.

o Sebagai sumber antioksidan yang tinggi
Beberapa penelitian telah membuktikan bahawa bee propolis dapat membantu melawan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh kita. Radikal bebas adalah atom aktif dengan jumlah elektron yang berlebihan atau kurang, sifatnya tidak stabil, dapat terjadi secara alami di dalam tubuh kita ataupun terjadi karena faktor lingkungan seperti asap rokok dan polusi. Apabila radikal bebas ini bereaksi dengan komponen sel yang penting dalam tubuh manusia maka akan menyebabkan terjadinya kerusakan atau bahkan kehancuran sel, dan mengakibatkan timbulnya penyakit degeneratif (jantung, hipertensi, diabetes) ataupun kanker.

²Orsi RO, Funari SRC, Soares AMVC, Calci SA, Oliveria SL, Sforcin JM, Bankova V. Immunomodulatoryaction of propolis on macrophage activation. Journal of Venomous Animals and Toxins. Volume 6, Number 2. 2000.3Orsolic N, Knezevic AH, Sver L, Terzic S, Basic I. Immunomodulatory and antimetastatic action of pro-polis and related polyphenolic compounds. Journal of Ethnopharmacology. 2004; 94: 307-315.?Kumazawa S, Hamasaka T, Nakayama T. Antioxidant activity of propolis of various geographic origins. Food Chemistry. 84 (2004): 329-339.?Ichikawa H, Satoh K, Tobe T, Yasuda I, Ushio F, Matsumoto K, Endo K, Ookubo C. Free radical scaven-ging activity of propolis. Redox Report. Vol 7. No.5.2002:347-350.

o Sebagai anti-mikroba
Propolis sangat efektif melawan bakteri, virus, dan jamur yang berbahaya bagi kesehatan tubuh seperti bakteri yang dapat menyebabkan radang tenggorokan, virus yang menyebabkan flu, bakteri dan jamur yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit, dan bahkan bakteri yang dapat menyebabkan diare.

o Membantu mengatasi peradangan
~ Kandungan senyawa CAPE (Caffeic Acid Phenetyl Ester) yang terdapat di dalam bee propolis berfungsi sebagai anti-peradangan
~ Bermanfaat juga untuk mengatasi peradangan pada luka 7 sehingga luka dapat segera sembuh.

o Membantu melindungi jantung
Dengan kemampuannya yang dapat membantu menurunkan LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta meningkatkan HDL (kolesterol baik), bee propolis membantu menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung.

o Membantu mengatasi tukak (luka) pada lambung
~ Bee propolis membantu mengatasi tukak lambung dengan cara mengurangi kerusakan yang terjadi pada dinding lambung, serta mengurangi derajat keasaman dan jumlah asam lambung yang diproduksi10.
~ Kemampuan bee propolis sebagai anti-mikroba dapat membantu melawan aktifitas bakteri Helicobacter pylori, yaitu bakteri penyebab tukak lambung.

Stepanovic S, Antic N, Dakic I, Svabic-Vlahovic M. In vitro antimicrobial activity of propolis and synergism between propolis and antimicrobial drugs. Microbiol Res. 2003; 158(4): 353-357.?Banskota AH, Tezuka Y, Kadota S. Recent progress in pharmacological research of propolis. Phyto-therapy Research. 2001; 15: 561-571.8Borrelli F, Ma?a P, Pinto L, Ianaro A, Russo A, Capasso F, Ialenti A. Phytochemical compounds in-volved in the anti-in? ammatory e?ect of propolis extract. Fitoterapia 73 Suppl. 1 (2002): S53-S63.?Fuliang HU, Hepburn HR, Xuan H, Chen M, Daya S, Radlo? SE. E?ects of propolis on blood glucose, blood lipid, and free radicals in rats with diabetes mellitus. Pharmacological Research. 51 (2005): 147-152.10De Barros MP. E?ect of Brazilian green propolis on experimental gastric ulcers in rats. Journal of Ethnopharmacology.2006.

Testimoni



"Natures Miracle Antibiotic"

Nama : Ny. Nellyawati
Alamat : Jl. Mayor Utarya Gg. Gn. Dalem I No. 17 Tasikmalaya Jawa Barat
Telepon : 0265 326995


Saat ini saya menginjak usia 69 tahun. Satu tahun yang lalu saya digerogoti berbagai penyakit (komplikasi). Semula diabetes kemudian timbul asam urat dan akhirnya kolesterol serta jantung koroner. Dua kali saya masuk ICU, pertama di RSU Tasikmalaya, yang kedua di RS Immanuel, Bandung . Teman-teman serta kerabat dan anak cucu menganggap hidup saya tidak akan lama lagi karena untuk berjalan saja saya sudah tidak mampu, namun saya tidak pernah berhenti berdoa dan pasrah kepada Allah. Disamping diet makan, sekali minum obat dari Dokter hingga mencapai 12 macam sehingga kuping saya sering berdenging.

Puji Tuhan rupanya doa saya terkabulkan. Satu hari anak sulung saya yang menjadi member Melia Summit memberikan Melia Propolis dan menganjurkan untuk menghentikan mengkonsumsi obat-obatan lainnya. Saya minum Melia Propolis satu hari 3 X 5 tetes pagi, siang, malam. Luar biasa, baru tiga hari saya mengkonsumsinya terasa banyak perubahan pada kondisi kesehatan saya. Satu bulan pertama saya check up gula darah, asam urat, kolesterol, serta jantung menunjukkan banyak perubahan 3 bulan kemudian saya merasa benar-benar sehat total hingga saat ini. Berat badan kembali stabil, makanpun tidak pernah ada pantangan lagi serta kuat untuk berjalan cukup jauh.

Demikian mukjizat serta anugerah luar biasa yang telah diberikan Allah kepada saya melalui Melia Propolis sehingga saya dapat mengenyam hidup sehat lagi. Terima kasih Melia Propolis dan bagi sidang pembaca yang ingin sehat konsumsi saja MELIA PROPOLIS.



"Natures Miracle Antibiotic"

Nama : Kartono Ir, Msc. MBA
ID : INDDK0002D
Profesi : Dosen
Kota : Bandung

Menderita Ambein, Eksim Menahun

Pekerjaan saya sebagai dosen di berbagai perguruan tinggi di Bandung selama 32 tahun saya lakoni. Sebelum tahun 2004 terasa semakin berat, terutama akibat gangguan ambein yang mengganggu karena dari (maaf = lubang anus) keluar 4 buah sebesar telur, sehingga untuk berjalan susah (seperti jalannya robot), apalagi untuk duduk hanya menumpangkan paha di permukaan kursi.

Saat itu saya sangat tersiksa, karena penyakit ini kian menyiksa dari tahun ke tahun dan puncaknya di akhir tahun 2004. Seseorang kawan datang menawarkan produk Propolis, awalnya saya tidak tertarik tetapi karena dikatakan bisa untuk ambein / wasir, saya langsung membeli tanpa pikir panjang. Sesuai petunjuk yang disarankan kawan tadi, saya langsung minum 10 tetes 4x sehari dan dioleskan ke lubang anus dan terjadilah hal yang luar biasa, ambein saya sembuh dalam 3 hari dan yang paling mengesankan saat ini saya bisa makan apapun (es, sukro, cabai, dll) yang dulu saya hindari karena gigi sudah keropok, saya tidak tahan dengan yang dingin dan bahkan tanpa saya sadari eksim yang ada dalam tubuh saya lenyap semuanya.

Berkat Propolis semua penyakit dalam tubuh saya lari terbirit ¨C birit sehingga semangat mengajar saya semakin bertambah di usia saya yang sudah lanjut (64 tahun) dan bahkan teman main tenis saya yang sudah loyo dan terbaring karena menderita jantung (Pak Ali) kini sehat seperti saya, berkat Propolis dan juga istri saya yang menderita kaligata/biduran juga sembuh. Propolis memang hebat, satu produk bisa untuk semua penyakit. Jadikan Propolis sebagai pelindung anda dan keluarga untuk menghindari dari sakit penyakit yang setiap saat siap menyerang.


Tersiram Air Panas

Pembantu saya, Mbak Ai tanggal 22 Juni 2005 jam 06.00 pagi berteriak keras. Karena saking terkejutnya kami terbangun, dia terpeleset mengangkat air panas untuk mempersiapkan mandi istri saya. Dari sekujur paha hingga kaki tersiram air panas, dia sangat kesakitan dan kami panik. Di sela kepanikan saya langsung mengambil Propolis dan memberi ke istri agar dioleskan ke bagian yang tersiram air panas tersebut. Dengan spontan sekujur permukaan kaki dan paha diteteskan Propolis sampai habis 1 1/2 botol. Awalnya bagian kaki dan paha yang tersiram terasa panas namun tidak ada kulitnya yang melepuh dan 2 hari kemudian Mbak Ai pun kembali beraktivitas seperti biasa, rasa sakit dan panas akibat tersiram air panas mendidih pun terobati berkat Propolis. Saran dari kami Propolis betul betul hebat mengatasi berbagai macam penyakit akibat luka, luka bakar sehingga wajib disediakan sebagai P3K jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan.




Obat Kanker Persembahan Lebah

Obat kanker dengan propolis dan royal jelly (sumber http://www.trubus-online.co.id)

‘Peluang untuk sembuh hanya 1%,’ kata dokter yang memeriksa Evie Sri. Sri mengidap kanker payudara stadium III. Celakanya sel kanker mengalami metastasis ke lever. ‘Rasanya seperti ditusuk-tusuk jarum,’ kata Sri. Namun, sebelas bulan kemudian Evie Sri masih bugar. Dokter yang memeriksa Sri terperangah, proses pengecilan sel kanker begitu cepat. Evie Sr

i masih ingat ketika tangannya meraba sebuah benjolan di payudara kanan. Itu pada Februari 2008. Perempuan 50 tahun itu tak hirau lantaran benjolan tak menimbulkan sakit. Rasa sakit bagai ditusuk-tusuk jarum itu baru ia rasakan pada April 2008 sehingga ia bergegas ke rumahsakit. Saat itulah dokter mendiagnosis Evie Sri mengidap kanker payudara stadium III. Untuk mengatasi penyakit ganas itu, doker menyarankan biopsi dan 8 kali kemoterapi.

Biaya sekali biopsi Rp3,5-juta; kemoterapi, Rp6-juta. Artinya Sri mesti menyediakan dana Rp50-juta. Padahal, di tabungan cuma tersisa Rp7,5-juta. Itu yang membuat Evie Sri dan suami bimbang. Sri melakukan tes kadar CA15-3-untuk mengetahui antigen tumor payudara di darah, sekali lagi di sebuah laboratorium. Namun, hasilnya sama: kadar CA mencapai 172,95 µ/ml; kadar normal maksimal 30 µ/ml.

Hasil uji itu membuat mental Sri melorot. Sepekan lamanya ia menangis. Toh, akhirnya kepala sekolah dasar itu tak punya banyak pilihan. Ia menjalani 8 kemoterapi dengan interval 21 hari mulai Mei 2008. Setiap menyisir, ia melihat helaian rambut menempel di sisir. Itu salah satu efek kemoterapi, selain hilangnya nafsu makan sehingga badan kurus. Setelah 4 kali kemoterapi, dokter menyatakan bahwa kanker di lever Sri sembuh.

Muncul lagi

Setelah kemoterapi ke-8 pada September 2008, dokter menyarankan operasi pengangkatan payudara. Sri bergeming karena harus terbang ke tanahsuci untuk menunaikan ibadah haji. Sri kaget karena benjolan di payudara kian hari kian membesar dan mengeluarkan cairan kuning. ‘Rasanya seperti disilet dan ditusuk kawat besar,’ kata Sri.

Operasi pengangkatan akhirnya batal karena sel kanker membesar. Dokter menyarankan kemoterapi lanjutan. Menurut Dr Henry Naland Sp.B Onkologi, hampir semua manusia mempunyai onkogen alias gen pembawa kanker di kromosom sel. Dengan bantuan zat penyebab kanker alias karsinogen, sel normal berubah menjadi sel ganas. ‘Namun, sistem kekebalan tubuh yang baik bisa menghambat timbulnya kanker,’ kata Henry.

Menurut Henry ada beberapa faktor yang bisa menimbulkan kanker, termasuk kanker payudara. Makanan berlemak dan kurang serat salah satu pemicu kanker. Tak hanya itu, keletihan, merokok, stres, pencemaran lingkungan, dan faktor genetika pun turut berperan dalam timbulnya kanker.

Pada Januari 2009, Sri mengkonsumsi campuran propolis, madu, dan royal jelli yang sudah diolah dalam bentuk sirup. Sri mengkonsumsi 3 kali sehari masing-masing sesendok makan. Efek yang ia rasakan, tubuh merasa nyaman, rasa nyeri seperti tusukan kawat dan teriris silet hilang.

Hal penting lain, benjolan di payudara mengecil dari 4 cm menjadi 0,5 cm. Ketika memeriksakan diri, dokter sampai terheran-heran melihat perkembangan sel kanker yang mengecil.

Sitotoksik

Propolis ampuh mengendalikan sel kanker payudara? Propolis bermakna pelindung sarang lebah dari ancaman pihak luar. Ia bersifat desinfektan untuk mensterilkan lebah yang masuk sarang. Lebah rentan serangan virus dan bakteri. Propolis biasanya bersumber dari resin atau getah tanaman, kemudian dicampur dengan lilin dan direkat dengan air liur lebah.

Propolis yang dikonsumsi Evie Sri diuji oleh Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu (LPPT) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Hasilnya, propolis kaya akan kandungan alkaloid, flavonoid sebagai antioksidan, polifenol, saponin, tanin dan quercetin. Menurut Costas Koumenis, asisten profesor di Pusat Kesehatan Baptis Universitas Wake Forest, Amerika Serikat, propolis pun kaya kandungan CEPA Caffeic Acid Phenetyl Eester. CEPA bersifat antiperadangan dan berfungsi melindungi kerusakan sel hati akibat pemberian obat-obatan kemoterapi.

Khasiat propolis sebagai pembunuh sel kanker dibuktikan oleh Tri Yuliati SKM dari LPPT UGM. Ia menguji keampuhan propolis untuk menguji sel HeLa dan sel SiHa (kanker rahim), sel T47D (kanker payudara), serta MCF7 (kanker payudara). Hasilnya, propolis mempunyai nilai LC50 15,625-62,5 g/ml. LC50 adalah konsentrasi yang menyebabkan kematian sel kanker sebesar 50%.

Hasil serupa dibuktikan oleh Dr drh Pudji Astuti MP dan drh Sitarina Widyarini, MP, PhD dari LPPT UGM. Caranya, 40 tikus betina galur Sprague dawley umur 5 minggu dibagi ke dalam tiga kelompok perlakuan. Masing-masing kelompok berjumlah 10 ekor.

Kelompok 1 diinduksi dengan DMBA dimetilbenz(a)ntrasen yang bersifat karsinogenik. Dalam kelenjar susu, DMBA ini akan diubah menjadi epoksida, suatu metabolik aktif perusak molekul DNA. Itu, suatu kondisi penyebab timbulnya kanker payudara. DMBA dilarutkan terlebih dahulu dalam minyak jagung dan diinduksikan dengan dosis 20 mg/kg bobot tubuh.

Kelompok II sepekan sebelum pemaparan DMBA, diberi propolis berdosis 2,5 ml/kg bb sebanyak 2 kali sehari. Tikus dalam kelompok ketiga diinduksi DMBA berdosis 20 mg/kg bb. Sepekan sebelum perlakuan tikus diberi minyak jagung yang diinduksi DMBA dengan dosis dan frekuensi yang sama dengan kelompok 2. Pemberian minyak jagung dan propolis dengan dosis yang sama tetap dilajutkan selama proses pemberian DMBA.

Hasilnya: ketika diukur sebulan kemudian pada kelompok I perkembangan nodul alias benjolan pada tikus semakin membesar, mencapai 87,5% dari 8 tikus yang tersisa. Bandingkan dengan kelompok 2 dan 3 yang memberikan hasil nodul semakin mengecil masing-masing mencapai 69,23% dan 66,66% dari hewan uji. Penelitian itu pun membuktikan terjadi pengecilan nodul dari diameter 1,8 cm menjadi 0,6 cm setelah 1 bulan pemberian propolis. Hasil itu persis yang dialami Evie Sri.

(Faiz Yajri/Peliput: Rosy Nur Apriyanti)

Keajaiban Lebah

Keajaiban Lebah Madu

Dan Rabbmu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. (QS. An-Nahl, 16:68)

Lebah madu membuat tempat penyimpanan madu dengan bentuk heksagonal. Sebuah bentuk penyimpanan yang paling efektif dibandingkan dengan bentuk geometris lain. Lebah menggunakan bentuk yang memungkinkan mereka menyimpan madu dalam jumlah maksimal dengan menggunakan material yang paling sedikit. Para ahli matematika merasa kagum ketika mengetahui perhitungan lebah yang sangat cermat. Aspek lain yang mengagumkan adalah cara komunikasi antar lebah yang sulit untuk dipercaya. Setelah menemukan sumber makanan, lebah pemadu yang bertugas mencari bunga untuk pembuatan madu terbang lurus ke sarangnya. Ia memberitahukan kepada lebah-lebah yang lain arah sudut dan jarak sumber makanan dari sarang dengan sebuah tarian khusus. Setelah memperhatikan dengan seksama isyarat gerak dalam tarian tersebut, akhirnya lebah-lebah yang lainnya mengetahui posisi sumber makanan tersebut dan mampu menemukannya tanpa kesulitan.

Lebah menggunakan cara yang sangat menarik ketika membangun sarang. Mereka memulai membangun sel-sel tempat penyimpanan madu dari sudut-sudut yang berbeda, seterusnya hingga pada akhirnya mereka bertemu di tengah. Setelah pekerjaan usai, tidak nampak adanya ketidakserasian ataupun tambal sulam pada sel-sel tersebut. Manusia tak mampu membuat perancangan yang sempurna ini tanpa perhitungan geometris yang rumit; akan tetapi lebah melakukannya dengan sangat mudah. Fenomena ini membuktikan bahwa lebah diberi petunjuk melalui “ilham” dari Allah swt sebagaimana firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 68 di atas.

Sejak jutaan tahun yang lalu lebah telah menghasilkan madu sepuluh kali lebih banyak dari yang mereka butuhkan. Satu-satunya alasan mengapa binatang yang melakukan segala perhitungan secara terinci ini memproduksi madu secara berlebihan adalah agar manusia dapat memperoleh manfaat dari madu yang mengandung “obat bagi manusia” tersebut. Allah menyatakan tugas lebah ini dalam Al-Qur'an:

Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. An-Nahl, 16: 69)

Tahukah anda tentang manfaat madu sebagai salah satu sumber makanan yang Allah sediakan untuk manusia melalui serangga yang mungil ini?

Madu tersusun atas beberapa molekul gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalium, potasium, sodium, klorin, sulfur, besi dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah sesuai dengan kualitas madu bunga dan serbuk sari yang dikonsumsi lebah. Di samping itu di dalam madu terdapat pula tembaga, yodium dan seng dalam jumlah yang kecil, juga beberapa jenis hormon.

Sebagaimana firman Allah, madu adalah “obat yang menyembuhkan bagi manusia”. Fakta ilmiah ini telah dibenarkan oleh para ilmuwan yang bertemu pada Konferensi Apikultur Sedunia (World Apiculture Conference) yang diselenggarakan pada tanggal 20-26 September 1993 di Cina. Dalam konferensi tersebut didiskusikan pengobatan dengan menggunakan ramuan yang berasal dari madu. Para ilmuwan Amerika mengatakan bahwa madu, royal jelly, serbuk sari dan propolis (getah lebah) dapat mengobati berbagai penyakit. Seorang dokter asal Rumania mengatakan bahwa ia mencoba menggunakan madu untuk mengobati pasien katarak, dan 2002 dari 2094 pasiennya sembuh sama sekali. Para dokter asal Polandia juga mengatakan dalam konferensi tersebut bahwa getah lebah (bee resin) dapat membantu menyembuhkan banyak penyakit seperti bawasir, penyakit kulit, penyakit ginekologis dan berbagai penyakit lainnya.

Manfaat Lebah

Manfaat Lebah Bagi Kesehatan

lebah maduJIKA anda mengenal lebah hanya seekor binatang yang dapat menggigit, menyengat, membuat sarang di rumah, ternyata lebah dapat digunakan untuk menyembuhkan sakit radang sendi. Bahkan beberapa rumah sakit telah menggunakan binatang ini secara teratur untuk pengobatan.Selain menghasilkan madu, lebah juga terbukti baik untuk kesehatan kita dalam cara-cara terntentu, antara lain:

* Arthritis

Ada sejumlah bukti anekdot yang berkembang di masyarakat dimana sengatan lebah membantu menyembuhkan sakit akibat radang sendi. Dan ternyata hal ini dibenarkan Jade Tadman, seorang juru bicara Arthritis Research Campaign, yang mengatakan beberapa penderita menemukan sengatan lebah sangat membantu.

Para ahli meyakini bahwa sengatan lebah dapat merangsang tubuh untuk memproduksi hormon yang disebut cortisol. Ini adalah hormon anti-inflammatory yang dapat menyembuhkan rasa sakit setelah disengat.

* Sklerosis

Sejumlah penderita sclerosis di Amerika mengklaim sengatan lebah dapat membantu mereka mengontrol dan bahkan mengembalikkan kondisi mereka. Untuk mencoba dan menemukan rahasia sengatan lebah ini, suatu penelitian kecil mengenai pengaruh sengatan lebah pada penderita sclerosis tengah dilakukan oleh Georgetown Univeristy di Washington.

* Alergi terhadap sengatan lebah

Satu bagian yang telah terbukti bahwa lebah berguna bagi kesehatan adalah penggunaan sengat lebah untuk menyembuhkan orang yang alergi terhadap sengatan lebah. Pengobatan ini dikenal dengan immunotherphy. Pasien akan menerima suntikan setiap minggu selama delapan minggu untuk membentuk kekebalan.

* Madu

Lenah ada;ah penghasil madu terbaik yang memiliki keuntungan kesehatan luar biasa. Madu yang dikenal sebagai anti inflammantory sering digunakan untuk menyembuhkan sakit tengorokan.

Para peneliti yakin madu dapat digunakan untuk menyembuhkan berbagai luka termasuk luka bakar, bisul-bisul kaki dan luka setelah operasi karena madu mengandung hydrogen peroxide yang dapat membunuh kuman dan mencegah yang lain berkembang